Portal Akademik
Link
Support Center
Eksis & Berprestasi
Selasa, 27 Agustus 2019
Di Tumpu, Semangat 17an Bangkitkan Semangat Kerjasama Antar Warga
Ditulis Oleh : Humas
Sumpah pemuda tahun 1928 dan peristiwa Rengasdengklok merupakan beberapa potret bagaimana peran pemuda dalam perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia begitu krusial. Tak berlebihan jika peran pemuda tersebut telah tercatat dengan tinta emas dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Sehingga tak heran jika Bung Karno dalam sebuah pidatonya yang terkenal menyatakan “berikan aku satu pemuda, niscaya aku akan mengguncang dunia”. Ungkapan ini jelas secara implisit mengandung makna bahwa antara pemuda dan negara ibarat dua sisi mata uang yang tidak terpisahkan, saling mengisi satu dengan yang lain dan kolaborasinya sangat berharga bagi kemajuan bangsa.
Sinergisitas antara pemuda dan negara salah satunya bisa dilihat dalam semangat dirgahayu ke 74 kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2019, dengan diadakannya beberapa kegiatan. Kegiatan tersebut dipelopori oleh mahasiswa PPL-KKN Terpadu STKIP Taman Siswa Bima Desa Tumpu Kecamatan Bolo. Kegiatan ini tidak hanya dilihat sebagai seremonial semata, melainkan ada nilai yang terkandung di dalamnya. Nilai itu adalah seperti nilai kesyukuran dan kebahagiaan kita bangsa Indonesia karena merdeka dari penjajah yang lebih dari tiga setengah abad menjajah bangsa Indonesia.
Untuk mendukung lancarnya kegiatan ini, mahasiswa PPL-KKN Terpadu desa Tumpu dalam hal ini berkolaborasi dengan pemerintah desa setempat. Beberapa perlombaan khas 17-an seperti lomba panjat pinang, lari karung, makan kerupuk dan turnamen Voli. Kegiatan-kegiatan ini dilaksanakan di tanah lapang desa setempat dan juga dilaksanakan di depan posko PPL-KKN Terpadu desa Tumpu.
"Menurut Arifin Yasin selaku Kepala Desa Tumpu, kegiatan-kegiatan semacam ini sangat penting untuk menjaga kekompakan warganya. Kades mengaku bangga dan bersyukur dengan adanya kegiatan semacam ini, mampu menjadikan warga lebih kompak,” ujar DPL Posko Dara, Ady Irawan, SH.,MH., mengutip kata Kades Tumpu pada media ini, Selasa (27/8/2019).
Ady Irawan juga mengaku sangat bangga dengan semangat kerjasama yang ditampilkan oleh mahasiswanya. Menurutnya, kegiatan-kegiatan ini jelas sangat bermanfaat bagi integrasi bangsa, apalagi ditengah maraknya faham-faham radikalisme yang coba merongrong persatuan bangsa seperti saat ini.
“Saya berikan apresiasi kepada mahasiswa PPL-KKN Terpadu desa Tumpu karena mampu menginisiasi dan berkolaborasi dengan masyarakat Tumpu. Kegiatan menyambut Dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, jelas sangat bermanfaat bagi integrasi bangsa, apalagi ditengah maraknya faham radikalisme, separatisme dan terorisme dewasa ini. Beberapa nilai yang dapat dipetik dari kegiatan khas 17-an ini sangat konstruktif bagi keutuhan bangsa, seperti semangat patriotisme, nasionalisme, pantang menyerah, disiplin, etos kerja dan gotong royong. Dengan begitu, akan mampu menangkal ancaman disintegrasi bangsa, serta upaya memecah-belah bangsa yang dilakukan oleh kelompok-kelompok tertentu yang tidak bertanggung jawab” ujar alumni Magister Hukum Universitas Islam Indonesia itu.
Menurut dosen Pancasila dan Pendidikan Anti Korupsi STKIP Taman Siswa Bima ini, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja mahasiswanya dan akan berlanjut tidak hanya sampai disini. “Insya Allah masih ada beberapa program kerja yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa kami, hingga penarikan akhir September nanti.” ujarnya. (TSB003)

[ Kembali ]
HMPS & UKM Partner & Support
Sekretariat Kampus I :
Jl. Pendidikan Taman Siswa No. 1 Kab. Bima - NTB
Gedung C Lt.1 Telp/Fax : 0374 - 42891
Sekretariat Kampus II :
Jl. Datuk Dibanta No. Kota Bima - NTB
Gedung A Lt.1
Copyright @ 2014 - Power by ICT-TSB