Jaga Penularan Covid-19, STKIP Tamsis Bima Tetapkan Standar Tinggi
Portal Akademik
Link
Support Center
Eksis & Berprestasi
Senin, 13 Juli 2020
Jaga Penularan Covid-19, STKIP Tamsis Bima Tetapkan Standar Tinggi
Ditulis Oleh : Humas
TamsisBima – Meski telah melakukan kegiatan tatap muka, karena masuk zona hijau, tidak membuat STKIP Taman Siswa (Tamsis) Bima lalai dalam mengevaluasi. Penetapan sejumlah kebijakan perkuliahan maupun program pengabdian disesuaikan dengan keadaan terbaru dan perkiraan perkembangan situasi Covid-19. Untuk menjaga penularan virus yang sangat mudah menular tersebut, perguruan tinggi yang dijuluki Kampus Merah menerapkan standar yang tinggi.

Penerapan protokol kesehatan di sekitar area kampus, baik kampus induk maupun kampus kota, benar-benar ditekankan. Terlebih kepada dosen dan pegawai. Sebagai bentuk perhatian, pihak kampus juga melakukan evaluasi secara berkala melalui rapat antar organisasi tata kelola (OTK). Hasil yang ditemukan, adalah masih minimnya tingkat kesadaran akan pelaksanaan protokol kesehatan di tingkat mahasiswa.

Selain evaluasi perkuliahan, pihak STKIP Tamsis Bima juga meluncurkan program PPL dan KKN masa pandemi Covid 19. Hal tersebut dilakukan, benar-benar dalam upaya untuk menjaga mahasiswa dan dosen (yang terlibat) dari penularan virus yang diklaim telah membunuh jutaan masyarakat dunia. Segala upaya yang dilakukan, meskipun berkali kali mendapat kritikan tegas dan pedas dari kelompok mahasiswa, tetap akan dilaksanakan dalam model waspada “Covid 19”.

Ketua STKIP Tamsis Bima via Kabag Humas dan Kerjasama STKIP Tamsis Bima, Suratman , M.Pd.Bi., menyampaikan bahwa sesuai dengan surat edaran (SE) terakhir (Nomor: 021/STKIP-TSB/KETUA.01/SE/VI/2020), proses perkuliahan akan dilakukan dalam dua model. Dalam jaringan (Daring) dan luar jaringan (Luring) atau tatap muka. Keadaan tersebut tentatif, disesuaikan dengan kondisi dan keadaan di tingkat lokal dan regional.

“STKIP Tamsis Bima itu telah dan sedang menerapkan standar tinggi untuk menjaga civitas akademika dari penyebaran Covid 19. Hasil evaluasi Luring atau tatap muka yang tekah dilakukan sekitar empat pekan menunjukkan gejala, tingkat kedisplinan penerapan protokol kesehatan yang masih sangat rendah. Kita melihat, banyak mahasiswa yang tidak menggunakan masker dan tidak cuci tangan di titik yang kami sediakan,” ujarnya pada media ini di area Kampus Merah, Senin (13/7/2020).

Nantinya, sambung Suratman, akan dilakukan jugan penilaian akhir masa Covid 19. Untuk menilai kinerja dosen dan pegawai dan juga untuk mengevaluasi kedisiplinan mahasiswa dalam melaksanakan protokol kesehatan. Keadaan yang sedang dihadapi sekarang juga tidak main-main. Pasalnya, kabupaten Bima, dari Zona Hijau telah berubah lagi menjadi zona kuning.
“Keadaan-keadaan seperti ini yang harus bersama-sama kita antisipasi. Dan, kita sama-sama sadari betapi kita juga diintai oleh virus. Sewaktu-waktu, jika kita lalai, sangat besar peluang untuk terpapar corona. Jadi, mari kita tingkatkan kesadaran dan tetap mengikuti arah dan program yang telah dicanangkan,” ajaknya menutup wawancara.

Untuk diketahui, data Covid 19 per tanggal 12 Juli 2020 mencapai angka 75.699, dengan tingkat kematian 4,76 persen. Merujuk pada infografis (https://covid19.go.id/p/berita/infografis-covid-19-12-juli-2020), grafik positif Covid 19 terus mengalami peningkatan.Sedangkan di NTB, sampai ada angka 1.571 kejadian, dengan angka kematian mencapai 5,16 persen. Di Kabupaten Bima sendiri baru beberapa hari ditetap sebagai zona hijau, kemudian berubah lagi menjadi zona kuning setelah ada penambahan tiga kasus positif (https://radarlombok.co.id/kasus-positif-covid-19-di-ntb-lampaui-1500.html). (TSB03)

[ Kembali ]
HMPS & UKM Partner & Support
Sekretariat Kampus I :
Jl. Pendidikan Taman Siswa No. 1 Kab. Bima - NTB
Gedung C Lt.1 Telp/Fax : 0374 - 42891
Sekretariat Kampus II :
Jl. Datuk Dibanta No. Kota Bima - NTB
Gedung A Lt.1
ICT-TSB : Kampus I Gedung A Lt.2
CP : 085 239 649 707
Copyright @ 2014 - Power by ICT-TSB